Dana Jangka Panjang Reksa Dana Catat Inflow USD 1,14 miliar
Menurut data Investment Company Institute (ICI), Inflow dana jangka panjang reksa dana di AS per 16 Juli diestimasi menurun mencapai USD1,14 miliar dibanding pekan sebelumnya sebesar USD4,39 miliar. Inflow tersebut terutama ditopang oleh outflow dana di pasar ekuitas yang diestimasi sebesar USD2,24 miliar, setelah pekan sebelumnya mencatat inflow sebesar USD662 juta. Sementara inflow dana di pasar obligasi diestimasi sedikit turun dari USD2,72 miliar menjadi USD2,46 miliar.

Initial Jobless Claims Kembali Turun
Initial Jobless Claims Amerika dilaporkan kembali mengalami penurunan dari 303k menjadi 284k. Data tersebut juga menandakan bahwa jumlah penduduk yang melakukan klaim terhadap Unemployment benefits turun ke level terendah terhitung sejak Februari 2006.


Tingkat Penjualan Rumah AS Bulan Juni Melemah
Tingkat penjualan rumah baru di Amerika kembali mengalami penurunan untuk bulan Juni dan merupakan yang terendah dalam tiga bulan terakhir. Data penjualan rumah baru Juni dilaporkan berada pada level 406k, jauh dibawah estimasi 475k. Sedangkan data penjualan rumah baru Amerika untuk bulan Mei mengalami revisi cukup dalam, dari 504k direvisi menjadi 442k.

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi  AS Ke Level 1.7%
IMF kembali melakukan revisi terhadap proyeksi pertumbuhn ekonomi AS, setelah sebelumnya IMF memproyeksikan ekonomi AS akan tumbuh 2% pada tahun 2014 pada bulan Juni lalu, kini pernyataan terbaru dari IMF menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi AS tahun 2014 kembali di revisi kelevel 1.7% untuk tahun 2014. Kontraksi yang terjadi pada kuartal pertama tahun ini menjadi pemicu turunnya outlook pertumbuhan ekonomi AS sepanjang tahun 2014. Pada kuartal pertama 2014, ekonomi AS mengalami kontraksi 2.9%.

Harga Rumah AS Naik 0,4% pada Bulan Mei
Harga rumah di AS mengalami kenaikan sebesar 0,4% pada bulan Mei. Sedangkan harga rumah di AS pada bulan April mengalami revisi dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,1%, setelah sebelumnya diestimasikan tidak ada pertumbuhan harga perumahan pada bulan tersebut.

Indeks Harga Konsumen AS Meningkat
Indeks harga konsumen AS kembali mencatatkan kenaikan pada bulan Juni, tetapi kenaikan tersebut tidak berbasis luas seperti bulan sebelumnya. Kenaikan indeks harga konsumen tersebut didorong oleh meningkatnya biaya bahan bakar. Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan indeks harga konsumen AS naik 0,3% pada bulan Juni mengikuti kenaikan sebesar 0,4% pada bulan Mei. Indeks harga bahan bakar naik 3,3% pada bulan Juni, dan memiliki porsi sebesar dua pertiga dari harga keseluruhan pada bulan Juni.

Pertumbuhan Ekonomi AS Sedikit Melambat pada Bulan Juni
Kegiatan ekonomi AS melambat pada bulan Juni. Data yang telah dirilis oleh Chicago Fed Nat Activity Index menunjukkan bahwa  indeks kegiatan ekonomi AS pada bulan Juni sebesar 0,12 sedikit turun dibandingkan pada bulan Mei sebesar 0,16.
                                                                                                
Sentimen Konsumen AS Terendah dalam Empat Bulan
Sentimen konsumen AS mencapai titik terendah dalam empat bulan terakhir, karena melemahnya harapan terhadap kondisi ekonomi AS. Indeks sentimen konsumen yang dirilis oleh University of Michigan dan Thomson Reuters menunjukkan data awal untuk bulan Juli sebesar 81,3, melemah dibandingkan data akhir Juni sebesar 82,5.

Leading Indeks Ekonomi AS di Bulan Juni Naik 0,3%
Leading indeks ekonomi AS yang meningkat 0,3% pada bulan Juni menjadi 102,2 menunjukkan bahwa ekonomi AS dapat menguat pada semester kedua tahun ini. Peningkatan leading indeks selama enam bulan terakhir memberikan sinyal ekonomi yang sedang berkembang dalam waktu dekat dan mungkin berakselerasi di semester kedua.

PMI Eropa Dilaporkan Menguat
Data PMI Eropa gabungan Eropa dilaporkan menguat dari 52.8 menjadi 54 pada bulan Juli. Penguatan tersebut juga diikuti oleh PMI sektor manufaktur dengan membukukan penguatan tipis dari 51.8 menjadi 51.9, sedangkan PMI sektor Jasa menguat dari 52.8 menjadi 54.4. 

Kepercayaan Zona Euro Turun Pada Bulan Juli
Tingkat kepercayaan konsumen Euro Zone untuk bulan Juli terdeteriorasi lebih dalam dibandingkan dengan estimasi, menambah kekhawatiran terkait dengan pemulihan kesehatan perekonomian kawasan tersebut. Dari 18 negara yang menggunakan Euro tercatat tingkat kepercayaan konsumen turun dari -7.5 pada bulan Juni menjadi -8.4 pada bulan Juli, penurunan tersebut merupakan level terendah sejak bulan April ketika berada dilevel -8.6.

Rusia Membatalkan Lelang Obligasi di Tengah Eskalasi Konflik Dengan Ukraina
Departemen Keuangan Federasi Rusia menginformasikan bahwa membatalkan lelang Obligasi Pemerintah pada tanggal 23 Juli 2014 karena kondisi pasar yang negatif di tengah konflik yang terjadi dengan Ukraina. Imbal hasil utang Rusia yang jatuh tempo pada 2023 telah meningkat tajam menjadi 4,814% pada hari sebelum jadwal lelang, karena menyentuh level terendah baru-baru 4,212% pada akhir bulan Juni.

Defisit Anggaran Inggris Melebar pada Kuartal Pertama
Defisit anggaran Inggris  melebar dalam tiga bulan pertama tahun fiskal, setelah pengeluaran investasi yang lebih tinggi mengimbangi tingkat penerimaan yang hanya tumbuh sebesar 1,6%. Kantor Statistik Nasional mengatakan defisit anggaran Inggris melebar menjadi GBP 36,1 miliar (US$45,6 miliar) terhitung sejak April hingga Juni dari GBP 33,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

GDP Jerman Melambat pada Kuartal Kedua
Manurut Bundesbank, GDP Jerman melambat pada kuartal kedua karena kekhawatiran geopolitik yang membebani output industri dan pelemahan sektor konstruksi. Pernyataan dari Bundesbank tersebut merupakan indikasi bahwa zone euro akan berjuang untuk memperbaiki tingkat pertumbuhan.

Inflasi Australia Sesuai Dengan Ekspektasi
Australian Bureau of Statistics menyatakan bahwa indeks harga konsumen Australia naik 0,5% QoQ dan 3,0% YoY. Bank Sentral Australia menargetkan tingkat inflasi dikisaran 2% hingga 3% per tahun. Pergerakan harga komponen inti yang diperngaruhi oleh pajak dan cuaca buruk, mengalami kenaikan denga rerata 0,7% dari kuartal sebelumnya dan 2,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Brazil Memangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2014
Pemerintah Brazil memangkas estimasi pertumbuhan ekonomi untuk 2014, hal ini mencerminkan lambatnya ekspansi ekonomi negara tersebut sudah terlihat sepanjang tahun ini. GDP Brazil diestimasikan akan mengalami pertumbuhan 1,8% pada 2014, tingkat pertumbuhan ekonomi ini lebih kecil bila dibandingkan dengan estimasi awal tahun yaitu sebesar 2,5%. Selain itu Pemerintah Brazil juga menaikkan estimasi inflasi untuk tahun ini, menjadi 6,2%, dari estimasi sebelumnya dikisaran 5,6%.

Bank Sentral Italia Menurunkan Estimasi Pertumbuhan FY14 Menjadi 0,2%
Bank Sentral Italia menurunkan estimasi pertumbuhan ekonomi 2014 menjadi 0,2% karena hasil kinerja yang mengecewakan pada semester pertama tahun ini. GDP Italia pada tahun 2013 menyusut 1,8%. Bank Sentral Italia pada Januari mengestimasi kenaikan GDP 0,3 point menjadi 1,3% untuk 2015.

Inflasi Juni di Canada Naik 2,4%
Inflasi tahunan Kanada pada bulan Juni meningkat 2,4% dari bulan sebelumnya 2,3%. Kenaikan inflasi ini terutama didorong oleh kenaikan harga perumahan, makanan dan transportasi.

PMI China Juli Naik Menjadi 52,0
Berdasarkan data awal yang dirilis oleh HSBC, kegiatan di sektor manufaktur China mencatatkan laju pertumbuhan tercepat dalam 18 bulan pada bulan Juli. PMI China naik menjadi 52.0 pada bulan Juli dari 50.7 dibulan Juni, laporan tersebut juga lebih baik dibandingkan dengan estimasi sebesar 51. Ini merupakan level tertinggi yang berhasil dicapai terhitung sejak Januari 2013.

Properti China Mendominasi Perekonomian
Menurut Zhu Baoliang, sekitar 60% dari aktivitas manufaktur dan pendanaan di China terkait dengan sektor properti. Kendati perekonomian China berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,4% untuk semester pertama tahun ini, namum sektor properti di China masih dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Kekhawatiran ini dipicu oleh pengaruh signifikan yang dimiliki oleh sektor properti terhadap perekonomian China secara keseluruhan. Ekonom senior China menyatakan bahwa jika terjadi permasalahan besar pada sektor properti, maka akan berdampak besar terhadap perekonomian China secara keseluruhan.

Ekspor Jepang Pada Bulan Juni Turun
Ekspor Jepang secara mengejutkan mengalami deteriorasi dalam dua bulan berturut-turut, sekaligus melanjutkan rekor panjang defisit perdagangan. Tingkat ekspor Jepang turun 2,2% pada bulan Juni, berada dibawah ekspektasi untuk kenaikan 1%. Hasil tersebut mengikuti penurunan 2,7% pada bulan Mei, yang merupakan penurunan yang pertama dalam kurun waktu lebih dari satu tahun.

Pertumbuhan Ekonomi Korea Selatan Melambat
Korea selatan mencatatkan perlamabtan pertumbuhan ekonomi pada kuartal dua 2014, lambannya tingkat pengeluaran konsumen menjadi pemicu utama melambatnya pertumbuhan ekonomi dinegara ekonomi terbesar ke empat di Asia tersebut. GDP Korea Selatan tumbuh 0.6% pada kuartal dua 2014, turun dari pertumbuhan yang berhasil dibukukan pada kuartal pertama tahun ini sebesar 0.9%. Secara YoY, ekonomi Korea Selatan tumbuh 3.6% pada kuartal dua, melambat dari kuartal pertama yang tumbuh 3.9%.

Selama pekan ini (21 – 24 Juli) di Indonesia, pihak asing mencatat posisi net buy saham sebesar Rp861,84 miliar. Sementara kepemilikan asing di SUN hingga 23 Juli 2014 mencapai Rp408,88 triliun, sedikit turun dibanding kepemilikan asing pada 30 Juni sebesar Rp403,59 triliun. 

Sektor industri dasar pekan ini menempati improving quadrant. Untuk sektor pertambangan, infrastruktur dan perdagangan telah memasuki leading quadrant. Sektor aneka industri pekan ini menempati Lagging quadrant bersama dengan sektor konsumsi dan pertanian. Sementara sektor keuangan pekan ini menempati weakening quadrant bersama dengan sektor properti. 

Saham-saham yang bertindak sebagai leading movers dalam pergerakan IHSG pekan ini antara lain adalah BBRI, BBCA, BMRI,TLKM, ASII, PGAS, UNVR, SCMA, KLBF, GGRM dan INTP, sedangkan lagging movers diantaranya BYAN, BUMI, BDMN, BRAU, ICBP, GEMS, SIAP, JPFA, IBST, SRIL dan BTPN.


Sumber: HP Weekly Investment Climate, HP Analytics, dari milis: KompilasiRiset@yahoogroups.com

Posting Komentar

 
Top